Friday, 28 November 2008

Kali ini saya ingin berbagi pengalaman saya membuat flashdisk saya bisa menggantikan harddisk untuk menjalankan OS Linux. Saya memang sama sekali tidak memiliki basic tentang Linux sama sekali. Jadi dengan menginstall Linux di flashdrive sedikit banyak bisa untuk belajar dan mengenal OS Linux dari Mandriva. Kalau flashdisk kan mudah didapat dan harganya murah, lagian gak perlu repot pasang pasang hardisk yang ribet untuk menjalankan ini. Wqeqeqe..

Berikut langkah langkah yang saya lakukan saat menginstall Linux PC OS Minime pada flashdisk saya :
( Tentunya setelah nanya nanya mbah Google dulu.. Wqeqeqeqe...)

Peralatan :

- PC dengan Windows XP
- Flashdisk minimal 512 M
- PC Linux OS Minime 2008.iso ( download )
- fixMinime.exe3 ( download )
- HP USB Format Tool ( download )

Setelah saya dapatkan semua kebutuhan saya di atas berikut langkah seterusnya :

- Install HP USB Format Tool di PC Windows.
- Setelah itu jalankan aplikasi ini untuk memformat flashdisk.
- Berikut screenshoot aplikasi ini saat memformat flashdisk saya.


Langkah berikutnya adalah :
- Jalankan fixMinime3.exe dengan double klik atau klik kanan Open.
- Secara otomatis akan membuat folder Minime di tempat yang sudah saya pilih.
- Berikut file yang ada pada folder Minime yang sudah dibuat.

- Kemudian copy file PC Linux OS Minime.iso ke folder Minime itu juga.
- Langkah selanjutnya adalah menjalankan fixminime2.bat yang terdapat dalam folder tsb.
- Setelah saya memastikan flashdisk saya di drive mana, fixminime2.bat akan secara
otomatis mengekstrak semua file yang ada di dalam folder minime ke dalam flash disk.

- Ikuti semua petunjuk yang ditampilkan di command prompt tersebut.
(dan harus sabar saat menunggu ekstrak livecd.sqfs karena memang besarnya file.



- Setelah semua selesai sampai dengan stage 3, berarti flashdisk sudah terinstall dengan
OS PC Linux Minime, dan bisa di boot langsung tanpa hard disk.
- Restart komputer dan masuk ke BIOS untuk memilih pilihan boot.
- Dan tentu saja pilihan boot pertama adalah USB FDD.
- Dan bersyukurlah anda jika memiliki bios yang support untuk boot dari USB FDD, karena
tidak semua BIOS memiliki feature ini. Wqeqeqeqeqe.....

1 comment:

  1. Artikelnya bagus kata-katanya juga menarik mudah di cerna Trims ya infonya saya tunggu artikel selanjutnya, O..iya Boleh saya minta komentar dari teman untuk artikel di blog saya? Kalau Boleh Kunjungi blog saya, hari ini saya sudah posting artikel tolong komentarnya ya dan kalau bisa komentarnya harus berkaitan dengan artikel saya ini alamatnya http://regedit.blog.telkomspeedy.com
    terima kasih banyak.

    ReplyDelete

Unordered List

Sample Text

Powered by Blogger.

Tentang Kami

My photo
Clark, seorang penggemar sesuatu yang super. Mencoba untuk berbagi segala sesuatu yang diketahuinya.

Pembaca

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget