Wednesday, 9 July 2008

Setiap komputer sudah bisa dipastikan mempunyai IP address masing-masing dan tidak ada komputer yang memiliki IP address yang sama dalam satu jaringan.

IP Address terbagi menjadi dua yaitu static dan dinamic
IP static adalah IP address yang ditentukan oleh administrator jaringan, sedangkan IP dinamic adalah IP yang secara otomatis diberikan oleh komputer atau proxy (dengan DHCP).

IP Address suatu komputer merupakan sesuatu yang vital. Dengan hanya mengetahui IP Address suatu komputer, seorang hacker dapat dengan mudah melakukan aksinya, sehingga koneksi menjadi lumpuh total.

Ini adalah salah satu contoh network hacking yang dapat mengakibatkan koneksi jaringan menjadi lumpuh total secara lokal maupun global dengan cara yang sangat mudah.

Seperti telah disebutkan diatas bahwa IP Address suatu komputer adalah unik, tidak ada IP Address yang sama dalam suatu jaringan. Pertanyaannya adalah bagaimana apabila ada satu atau beberapa komputer dengan IP address yang sama ?.

Sistem jaringan akan "crash", karena begitu komputer dengan IP Address yang sama mencoba bergabung dalam suatu jaringan, maka komputer tersebut tidak mendapatkan IP Address karena IP-nya sedang dipergunakan oleh komputer lain. Hasilnya adalah koneksi tidak dapat dilakukan.

Bagaimana caranya ?
Berikut ini akan diterangkan cara-cara melakukannya, penulis tidak bertanggung jawab terhadap penyalahgunaan artikel ini.

Hal utama yang perlu kita ketahui pertama kali adalah :
1. Koneksi Jaringan (LAN atau Wireless)
2. IP Address yang digunakan (Static atau Dinamic).

Secara garis besar, cara untukmembuka koneksi jaringan LAN sama dengan Wireless !, yang berbeda hanya cara membuka settingan TCP/IP-nya saja









Khusus untuk IP Address Dinamic lakukan langkah-langkah berikut ini :

a. masuk ke command prompt
b. ketik "cmd"
c. ketik "netstat -n"

Lihat Local Address
perintah netstat akan menampilkan semua IP Adreess berikut port yang digunakan.


langkah selanjutnya adalah :

1. Aktifkan Setting TCP/IP

2. klik "Advanced" -- pada bagian IP address klik "add", untuk DHCP tidak akan terlihat



3. Masukkan IP Address target disini (bisa satu atau lebih IP Address). Setelah selesai "OK"



4. Lakukan proses "Disable" dan "Enable" pada device LAN

Proses selesai.


Kesimpulan :
1. Gunakan IP Address Dinamic, karena lebih aman daripada IP Address Static walaupun tidak menjamin IP Address Dinamic tidak bisa dibobol.
2. Disable-kan fungsi LAN setting agar tidak bisa dibuka oleh sembarang orang.
3. Terakhir dan biasanya luput dari perhatian adalah non-aktifkan fungsi command prompt, karena seorang hacker dapat menembus sistem jaringan dari sini.

0 komentar:

Post a Comment

Unordered List

Sample Text

Powered by Blogger.

Tentang Kami

My photo
Clark, seorang penggemar sesuatu yang super. Mencoba untuk berbagi segala sesuatu yang diketahuinya.

Pembaca

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget