Thursday, 10 July 2008





Teknologi wireless sebenarnya sudah ada sejak dulu, namun aplikasi di lapangan terkesan masih terlalu lambat, beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat jaringan tanpa kabel ini adalah :

1. kenali lokasi, lokasi disini bisa indoor atau outdoor, untuk indor sepertinya tidak masalah, cukup dengan 1 atau 2 buah access point, tetapi lain halnya dengan outdoor, banyak hal yang mempengaruhi seperti interverensi signal dari access point tetangga, penghalang (gedung/pohon yang tinggi, sutet (walaupun sederhana tetapi pengaruhnya sangat besar sekali)

2. jika lokasi outdoor yang dipilih, maka pertimbangannya adalah :
Antenna -- antenna disini diperlukan untuk memancarkan signal radio frequensi 2,4 GHz, tidak diperlukan apabila menggunakan access point outdoor.
Access point -- jangan tergiur dengan power yang besar, karena banyak yang berpendapat bahwa power yang besar akan meningkatkan coverage area, hal ini tidak sepenuhnya salah, tetapi yang paling berperan adalah sensitivitas alat yang kita gunakan, semakin sensitif semakin baik walaupun dengan power yang kecil, untuk jarak sampai dengan 1 km cukup menggunakan power sebesar 200 - 400 mW
TOWER -- berfungsi untuk menletakkan sekaligus mengarahkan antenna
Kabel antenna -- diperlukan untuk menghubungkan antenna dengan access point, usahakan jangan terlalu panjang, ukuran 8 meter untuk jenis kabel RG-8 cukup memadai, lebih dari itu lost yang dihasilkan akan semakin besar dan berakibat signal dari AP tidak akan sampai ke antenna karena udah habis di jalan
Perhatikan polarisasi antenna -- simpel tapi kadang bikin BT, apabila berada di daerah yang tidak banyak signal AP, polarisasi vertikal masih bisa digunakan, lain halnya dengan daerah yang banyak signal AP tetangga yang bergentayangan. Perlu diingat, kebanyakan AP tetangga menggunakan polarisasi vertikal, jika menemukan hal seperti ini ganti polarisasi antena yang kita gunakan menjadi horizontal, dijamin interverensi gelombang radio dapat diminimalisir. banyak kasus ketika polarisasi antenna yang digunakan vertikal, signal yang didapat sangat lemah atau bahkan hilang sama sekali, tetapi ketika diubah menjadi horizontal, terjadi kenaikan yang sangat signifikan dalam peguatan signal
Tentukan arah antenna -- arah antenna sangat berpengaruh terhadap penerimaan signal radio, arah yang tepat akan memberikan tr/rx yang baik, perbedaan beberapa derajat saja akan menimbulkan pengaruh yang besar dalam hal tx/rx.
Penempatan antenna -- usahakan penempatan antenna secara LOS, atau dengan kata lain dapat terlihat secara visual, penghalang seperti gedung, pohon dll, akan mempengaruhi jarak/ coverage dari wireless network yang kita buat.
Gunakan server -- ini bertujuan untuk mengatur traffic dalam jaringan, bayangkan jika di perempatan jalan yang ramai tidak ada traffic light ?, seperti itulah keadaannya jika komunikasi data tidak diatur.
Jangan pernah berhenti bereksperimen -- carilah inovasi-inovasi baru dalam meningkatkan performance wireless network yang sudah kita buat, jangan pernah merasa puas !!


mungkin ini sedikit tips dan trik dalam aplikasi wireless network, ada yang ingin menambahkan ?

0 komentar:

Post a Comment

Unordered List

Sample Text

Powered by Blogger.

Tentang Kami

My photo
Clark, seorang penggemar sesuatu yang super. Mencoba untuk berbagi segala sesuatu yang diketahuinya.

Pembaca

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget